Minggu, 15 Januari 2017

Rumus Rumus Akuntansi dalam Laporan Keuangan


1.  HPP (harga pokok penjualan)
HPP = Persediaan awal + Pembelian bersih – Persediaan akhir
(Pembelian bersih: Pembelian + B. Angkut Pembelian – Retur pembelian- Pot pembelian)
atau HPP= Persediaan awal + Pembelian + B.angkut pembelian – Retur pembelian- Pot pembelian – Persediaan akhir
2. Laba Kotor = Penjualan bersih – HPP
(Penjualan bersih = Penjualan – Retur penjualan – Pot penjualan)
3. Laba bersih setelah pajak= Penjualan bersih + pendaapatan -HPP –  beban-beban- pajak
4. Laba  sebelum pajak = Penjualan bersih + pendaapatan -HPP –  beban-beban
5. Modal akhir : Modal awal + laba bersih (laba setelah pajak) – Prive
Laba bersih (dalam perusahaan jasa) = Pendapatan – beban-beban -pajak
Laba bersih (dalam perusahaan dagang) : Penjualan bersih + pendaapatan -HPP –  beban-beban- pajak
6. Modal (dalam neraca) = Harta/aktiva – Utang/kewajiban
Aktiva lancar: Kas, piutang dagang, surat berharga, wesel tagih, persediaan, perlengkapan, beban dibayar di muka
Aktiva tetap: Tanah, kendaraan, mesin, peralatan, gedung dan akumulasi penyusutan
Akumulasi penyusutan sifatnya (-)
Aktiva tidak berwujud : goodwill, hak merek, hak royalty, frenchise dll
Aktiva lain-lain:  Tanah namun tidak dipakai perusahaan, gedung yang sedang dikerjakan/dibangun
Utang lancar: utang dagang, wesel bayar, pendapatan diterima di muka, utang gaji, utang pajak dll
Utang jk panjang: Utang bank, utang hipotik, utang obligasi
Jhon SS

Jumat, 13 Januari 2017

AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA



Pengertian Perusahaan Jasa 

  • Perusahaan Jasa adalah Perusahaan yang menjual Jasa untuk memenuhi kebutuhan Konsumen . Jasa memiliki Definisi sebagai barang yang tidak berwujud sehingga tidk dapat dihitung secara fisik . 
  • Pada Perusahaan Jasa, proses penjualan dan produksi jasa berlangsung ketika ada kesepakatan antara perusahaan dan konsumen. Oleh karena itu, dari sudut pandang akuntansi hanya ada dua transaksi utama pada perusahaan jasa, yaitu transaksi administratif dan transaksi penjualan jasa. Contoh perusahaan jasa, di antaranya bengkel, salon, rental mobil, perusahaan angkutan, rental VCD, dan penginapan.


Tahapantahapan dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa 

1, Tahap pencatatan terdiri atas penjurnalan dan pemindahbukuan (posting).
2. Tahap pengikhtisaran (summarizing), tahap ini dilakukan setelah tahap pencatatan selesai dilakukan. Pada tahap ini dibuat ringkasan dari pengaruh seluruh transaksi keuangan yang terjadi selama periode yang bersangkutan. Ringkasan tersebut terlihat dalam saldo akhir dari setiap akun buku besar. Selanjutnya, saldo setiap akun tersebut dicatat dalam dokumen tersendiri yang disebut neraca saldo (trial balance).
Kegiatan akuntansi yang dilakukan pada tahap pengikhtisaran meliputi penyusunan neraca saldo, pembuatan jurnal penyesuaian, penyusunan kertas kerja (neraca lajur), pembuatan jurnal penutup, neraca saldo setelah penutupan,
3. Tahap pembuatan laporan keuangan, yang meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

  1. Bukti Transaksi : adalah dokumen-dokumen dasar transaksi , baik yang dibuat sendiri maupun yang berasal dari pihak luar, yang digunakan sebagai sumber pencatatan atau penyusunan laporan keuangan oleh suatu unit usaha. Transaksi-transaksi keuangan yang terjadi direkam dalam suatu dokumen asli/sumber.
  2.  Penjurnalan :  Setelah bukti bukti transaksi selesai dinilai, pada siklus penjurnalan ini adalah menjurnal atau bahasa lainnya mencatat nilai transaksi yang terdapat pada bukti bukti yang dikumpulkan tersebut kedalam buku catatan transaksi. proses ini seringkali disebut dengan kegiatan menjurnal. Jurnal sendiri terbagi menjadi beberapa bagian :

  •              Jurnal umum : adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi             dalam perusahaan secara terperinci
  • Jurnal khusus adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi khusus dalam perusahaan yang berhubungan dengan penjualan dan pembelian.
Jurnal khusus terdiri dari :
a.     Jurnal Penjualan ( Sales Journal)
Jurnal Penjualan adalah jurnal yang digunakan apabila kita melakukan penjualan barang secara kredit kepada Customer

 b.     Jurnal Pembelian ( purchases Journal)
Jurnal Pembelian adalah jurnal yang digunakan apabila kita melakukan pembelian barang secara kredit kepada supplier.

                c.     Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Payment Journal)
Jurnal Pengeluaran kas adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap pengeluaran kas dalam suatu perusahaan


               d.     Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal)
Jurnal Penerimaan kas adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap penerimaan kas dalam suatu perusahaan

              e.     Jurnal Umum (Memorial Journal)
Memorial Journal adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi diluar empat jurnal diatas.




3. Posting ke Buku Besar :
Buku Besar adalah sebuah proses dari pengklasifikasian atau pengelompokan terhadap nilai nominal pos akun masing masin supaya bisa mengetahui saldo dari masing masing akun. *(Macam-Macam Buku Besar Soon)

 4. Neraca Saldo : juga bisa berupa sebuah worksheet pembukuan di mana saldo semua buku besar yang dikompilasi ke dalam kolom debit dan kredit. Suatu perusahaan menyiapkan neraca saldo secara berkala, biasanya pada akhir setiap periode pelaporan . 

5. Jurnal Penyesuaian : adalah jurnal yang diperlukan untuk menyesuaikan seluruh catatan dengan keadaan (fakta) yang sesungguhnya di akhir periode.

Tujuan dan Fungsi Jurnal Penyesuaian adalah supaya perkiraan nominal dan perkiraan riil bisa menunjukkan besar kecilnya harga, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban yang sesungguhnya dan yang seharusnya diakui di akhir periode.

Jurnal penyesuaian dibuat berdasarkan pada data di neraca saldo dan data penyesuaian akhir periode.

6. Neraca lajur : adalah kertas yang terdiri atas kolom-kolom yang digunakan untuk memberikan data tentang saldo setiap rekening, jumlah yang dibutuhkan, memberikan data yang diperlukan dalam penyusunan laporan keuangan. 2. Meringkas data, baik data neraca saldo maupun data penyesuaian.

7. Laporan Keuangan : adalah Suatu informasi mengenai keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu yang digunakan untuk menggambarkan kinera suatu perusahaan.Umumnya laporan keungan dikelompokkan menjadi 4 bagian yakni Laporan rugi/lugi (R/L), Neraca, Arus kas dan laporan perubahan perubahan modal. *(Jenis Laporan Keuangan Soon)

8. Jurnal Penutup : adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal/sementara. Akibat penutupan ini maka rekening–rekening ini pada awal periode akuntansi saldonya nol.

9. Neraca Saldo setelah penutupan : adalah neraca saldo yang disusun setelah akun nominal atau akun sementara ditutup atau dinolkan saldonya dengan cara membuat jurnal penutup.

10. Jurnal pembalik: (penyesuaian kembali) adalah jurnalyang dibuat pada awal periode akuntansi untuk membalik jurnal penyesuaian tertentu yang dibuat pada periode sebelumnya